Skip to content

Bingung mau nulis post blog yang pertama

Post pertama saya, 27 Januari 2012

di Kantor PT Cipta Graha Abadi, Bandung

Mungkin buat post pertama ini akan saya bahas mengenai latar belakang saya. Nama lengkap saya adalah Andrea Renato Kusuma. Dan karena pada bulan Juli 2012 yang lalu saya telah lulus sarjana dari ITB, di belakang nama saya tercantum gelar ST. Saya lahir di Palembang, 6 Januari 1990. Saya adalah anak sulung empat bersaudara dari Ir. Hendra Kusuma, SH dan Dr. Sri Wiyati Sony, M.Kes. Saya memiliki dua adik perempuan yang bernama Narisa Felinka Kusuma dan Venisa Kartika Kusuma, dan seorang adik laki-laki bernama Yunito Medio Kusuma.

“Orangtuaku menginginkan aku menjadi Dokter.”

Saya bersekolah di TK dan SD Baptis Palembang, lalu melanjutkan ke SLTP Xaverius 1 Palembang dan SMA Kusuma Bangsa Palembang. Setelah lulus dari jenjang SMA saya mengikuti Ujian SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) di Bandung. Pada saat itu, inspirasiku untuk memilih jurusan hanyalah dari kedua orang tuaku, menjadi Insinyur Sipil seperti Papa ataukah menjadi seorang Dokter seperti Mama. Sempat bimbang dengan pemilihan jurusan karena kedua orang tuaku menganjurkan saya untuk memilih Fakultas Kedokteran untuk menjadi dokter seperti Mama. Namun setelah saya mempertimbangkan lagi di antara kedua pilihan itu, saya memilih Teknik Sipil.

“Mengapa  Teknik Sipil?”

Menjadi seorang dokter seperti pilihan orangtuaku bukanlah pekerjaan yang saya idam-idamkan. Saya tidak suka duduk di belakang meja seharian menunggu dan mengobati pasien yang datang. Saya bukan orang seperti itu. Selain itu, mata pelajaran Biologi adalah salah satu mata pelajaran yang saya tidak suka. Saya tidak suka menghafal. Yang saya sukai adalah mata pelajaran eksak atau berkecimpung dengan dunia angka. Jalan-jalan ke tempat baru, lokasi proyek adalah kesukaan saya. Oleh karena itu saya memutuskan Teknik Sipil menjadi pilihanku dan saya mengutarakannya kepada orangtuaku. Namun tak disangka, kedua orangtuaku justru sangat mendukung apa yang menjadi pilihanku, hanya saja dengan satu syarat yaitu saya harus berkuliah di perguruan tinggi yang terbaik untuk teknik sipil dan pilihanku jatuh ke Kampus Ganesha, Kampus ITB.

” Sempat pesimis untuk diterima di ITB”

Dua bulan saya mengikuti bimbingan belajar di SSC Bandung. Dua bulan yang sangat berat ketika teman-temanku yang lain sudah bisa berhura-hura merayakan kelulusan SMA, karena mereka telah diterima di Perguruan Tinggi yang lain, sedangkan saya masih harus belajar keras lagi mengulangi pelajaran-pelajaran di bangku SMA. Hidup sendiri di kos-kosan tanpa televisi, komputer, dan keluarga. Dua bulan yang sangat berat, mengingat itu saat pertama kali saya lepas dari orangtua dan belajar untuk hidup mandiri.

Tibalah saatnya menjelang hari perjuangan, ujian SPMB. Sehari sebelumnya saya tidak menyentuh buku sama sekali seperti saran dari teman-temanku, hanya sedikit mengilas balik rumus-rumus di malam harinya. Malam harinya saya tidur lebih awal untuk dapat bangun tepat waktu di pagi hari dan tidak lupa untuk menghaturkan doa kepada Tuhan agar ujian SPMB bisa saya lalui dengan baik. Masih teringat tempat ujianku di Kampus Itenas Bandung.

Dua hari saya lalui ujian itu, saya akui ujian itu sangat sulit. Standar ujian jauh berbeda dibandingkan dengan Ujian Nasional untuk kelulusan SMA. Sempat pesimis dengan hasil ujian seleksi masuk, namun tak disangka ternyata saya lulus SPMB dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri Institut Teknologi Bandung. Senang bukan main rasanya setelah mendapat pengumuman itu. Senyum bahagia dan bangga pun terpancar dari wajah kedua orang tua dan adik-adikku. Salah satu momen paling bahagia dalam hidupku.  Salah satu pencapaianku untuk membahagiakan kedua orangtuaku.

Saya diterima di Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan. Fakultas ini terdiri dari jurusan : Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, Teknik Kelautan dan Teknik Geodesi (pindah ke FITB setelah tahun 2008). Seleksi pun terjadi lagi menjelang tahun kedua untuk pemilihan keempat jurusan di atas. Dan saya kembali cukup beruntung untuk dapat lolos seleksi itu dan masuk ke jurusan Teknik Sipil.

“Menjadi seorang sarjana Teknik Sipil dengan predikat Cumlaude.”

Setelah berhasil membuat bahagia kedua orangtuaku saat saya diterima di ITB, timbul keinginanku untuk sekali lagi membuat orangtuaku bangga dan bahagia, yaitu lulus dengan tepat waktu, 4 tahun dan dengan predikat Cumlaude! Segala usaha yang baik saya lakukan untuk mengejar itu, dari mengerjakan tugas dengan baik, belajar hingga larut malam dan berdoa. Namun kembali lagi banyak keberuntungan yang berpihak pada saya, saya mendapatkan dosen-dosen yang sangat pintar dan dengan senang hati berbagi ilmunya dengan mahasiswanya. Keberuntungan yang lain adalah saya mendapatkan teman-teman belajar yang baik dalam mengerjakan tugas dan persiapan dalam menghadapi ujian-ujian. Mereka adalah Tanri Wijaya, Leo Chandra, Christy dan Gilbert Sondakh. Hari-hari dan malam-malam bersama mereka di saat mengerjakan tugas dan belajar untuk ujian tidak akan pernah terlupakan dari benakku. Banyak sekali kenangan bersama mereka baik dalam suka maupun duka. Banyak juga teman-teman seangkatan maupun kakak kelas yang banyak membantu saya dalam hari-hari di bangku kuliah. Mereka semualah yang turut serta membantu sehingga saya bisa lulus dengan predikat Cumlaude.

“Lulus S1 dan S2 dalam jangka waktu 5 tahun”

Semenjak semester 5, mulai ada sosialisasi mengenai program Fast Track. Program Fast Track adalah program percepatan kuliah dimana S1 dan S2 ditempuh hanya dalam waktu 5 tahun yang mana pada program reguler S1 ditempuh dalam 4 tahun dan S2 dalam waktu 2 tahun. Satu tahun waktu lebih singkat ditawarkan, namun bukan berarti lebih mudah karena sebagian mata kuliah S2 harus diambil saat masih duduk di bangku kuliah S1. Dari total 36 sks S2, saya mengambil 12 sks di semester 7 dan 8 di S1. Sehingga sisa 24 sks memungkinkan untuk diselesaikan dalam jangka waktu 1 tahun.

Saat ini saya masih dalam semester kedua dari S2, saya sedang menyusun Thesis saya yang berjudul ” Mencari Nilai Faktor R pada Jembatan Beton dengan Metode Pushover dan Analisis Dinamik Nonlinear menggunakan Program Perform 3D.” Saya berencana untuk wisuda di bulan Juli 2012 ini. Semoga semua bisa berjalan lancar dan saya bisa mencapai target S1 dan S2 dalam waktu 5 tahun. Semoga Tuhan memberkati 🙂

Sekian post blog saya yang pertama. Semoga saya dapat berbagi cerita lagi di post berikutnya 🙂

Best regards,

-ARK-

Iklan

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.